TUGAS PKKMB 2025 ARTIKEL DENGAN TEMA GIZI SUBTEMA KALSIUM KOMANDO
Kalsium merupakan mineral esensial yang berperan penting dalam pembentukan tulang, gigi, kontraksi otot, serta proses fisiologis tubuh lainnya. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami kekurangan kalsium akibat pola makan yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kalsium pada es krim buah naga dengan substitusi tepung daun kelor pada berbagai konsentrasi. Hasil analisis menunjukkan kadar kalsium tertinggi terdapat pada formulasi F4 (10%) dengan rata-rata 0,527%. Namun, uji statistik Kruskal-Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar perlakuan (p=0,323). Kesimpulannya, substitusi tepung daun kelor mampu meningkatkan kadar kalsium es krim meskipun tidak signifikan secara statistik, serta berpotensi menjadi alternatif camilan sehat bagi remaja putri.
Kata kunci: kalsium, daun kelor, es krim, remaja putri
Pendahuluan
Kalsium merupakan salah satu mineral utama dalam tubuh yang berperan besar terhadap kekuatan tulang dan gigi. Sekitar 99% kalsium berada di jaringan tulang, sementara sisanya mendukung fungsi saraf, kontraksi otot, pembekuan darah, dan regulasi hormon. Kebutuhan kalsium meningkat pada masa remaja, terutama remaja putri, untuk mencegah osteoporosis di masa mendatang. Rendahnya asupan kalsium pada kelompok ini menuntut adanya inovasi pangan yang menarik, bergizi, dan mudah diterima. Salah satu sumber kalsium nabati yang potensial adalah daun kelor (Moringa oleifera) yang dapat diolah menjadi tepung dan dipadukan dengan es krim berbahan buah naga sebagai makanan selingan bergizi.
Hasil Penelitian
Penelitian yang dilakukan dengan lima formulasi (F0–F4) menunjukkan adanya peningkatan kadar kalsium seiring penambahan tepung daun kelor. Formulasi F4 (10%) memiliki kadar kalsium tertinggi yaitu 0,527%. Meskipun demikian, hasil uji statistik menunjukkan nilai p=0,323, yang berarti perbedaan antar perlakuan tidak signifikan.
Kesimpulan
Substitusi tepung daun kelor dalam pembuatan es krim buah naga berpotensi meningkatkan kandungan kalsium, meskipun secara statistik tidak berbeda nyata antar formulasi. Produk ini tetap berpeluang dikembangkan sebagai camilan sehat bagi remaja putri karena dapat menyumbang hingga 43,9% kebutuhan kalsium harian per porsi.
Daftar Pustaka

Komentar
Posting Komentar